Jual daun Sirsak | Jual Daun Bidara | Jual Daun Binahong | Jual Daun Kelor | Jual Daun Salam | Jual Daun Saga | Jual Daun Pegagan | Jual Daun Katuk | Jual Daun Tempuyung | Jual Daun Mimba | Jual Daun Mint | Jual Daun Sambiloto Jual Daun Tempuyung – Jual Daun Murah
X
    Categories: Daun Tempuyung

Jual Daun Tempuyung

Jual Daun Tempuyung kualitas terjamin grosir dan eceran ready stock kirim ke seluruh Indonesia dengan harga murah, garansi sampai ke tujuan. Untuk Pemesanan, Hubungi sekarang UD Agro Sejahtera 08563643030

Tempuyung yang dalam bahasa Latin disebut dengan Sonchus Arvensis ini adalah salah satu jenis tanaman obat-obatan dengan banyak manfaat. Tanaman tempuyung ini bisa dengan mudah kita jumpai sebab tumbuh dengan liar di piggir jalan, diantara puing bangunan dan sebagainya.

Tempuyung termasuk tanaman suku Asteraceae yang sangat tepat untuk tumbuh pada lingkungan dengan curah hujan stabil di sepanjang tahun, karena termasuk kedalam jenis tanaman liar, maka tanaman ini sering dikembangbiakan pada halaman rumah sebab memiliki bentuk bunga berwarna kuning yang sangat cantik.

Tempuyung atau dikenal juga dengan nama sow thistle ini mempunyai getah latex berwarna putih yang akan keluar saat ada bagian dari tanaman yang rusak atau tersaya. Daun tempuyung ini juga sering digunakan sebagai pakan sapi karena dipercaya bisa meningkatkan produksi susu sapi.

Tempuyung biasanya dikonsumsi sebagai lalap dengan rasa seperti selada, akan tetapi jika sudah tua maka rasanya akan pahit. Tanaman ini juga dikonsumsi oleh masyarakat New Zealand yang dikenal dengan nama Puha atau Rareke. Akan tetapi di beberapa wilayah lain, tanaman ini disebut sebagai tanaman pengganggu sebab dapat tumbuh dengan sangat cepat. Tanaman tempuyung berkembang biak dengan cara biji yang tersebar saat terbawa oleh udara.

Daun tempuyung bisa digunakan untuk menyembuhkan banyak jenis penyakit seperti radang, melancarkan peredaran darah, menurunkan panas, sebagai penawar racun, membantu pendengaran dan masih banyak lagi.

Bentuk Tanaman Tempuyung

Batang: Batang tempuyung bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 65 sampai 150 cm dengan ciri khas tekstur batangnya yang berlubang dan mengeluarkan getah warna hijau, berbulu dan lunak.

Daun: Daun tempuyung merupakan daun tunggal dengan bentuk lonjong serta bagian ujung yang meruncing berwarna hijau agak ungu. Bagian permukaan daun licin dan bagian tepi sedikit bergelombang tidak beraturan. Daun tempuyung bisa tumbuh hingga mencapai 6 sampai 48 cm serta lebar antara 3 sampai 12 cm. Untuk bagian daun yang berada dekat dengan batang membentuk roset secara selang seling pada batang dan daun inilah yang sering digunakan untuk berbagai macam obat.

Pada bagian epidermis atas daun tempuyung mempunyai sel polygonal dengan dinding sel yang sedikit lurus atau bergelombang serta memiliki kutikula.

Epidermis bagian bawah daun mempunyai sel yang bergelombang dan memiliki kutikula serta stomata yang jauh lebih banyak.

Pada mulut daun mempunyai tipe anisositik dengan bentuk berbeda satu sama lain serta memiliki kelenjar rambut sedikit.

Bunga: Bagian bunga tempuyung berbentuk malai dengan kelopak menyerupai lonceng serta mahkota yang berbentuk seperti kumpulan panjang kecil berwarna kuning atau putih.

Buah: Bagian buah tanaman tempuyung memiliki bentuk kotak dengan 5 rusuk serta mempunyai serabut warna hitam yang nantinya akan tumbuh sebagai biji kecil.

Kandungan Daun Tempuyung

  1. Flavonoida
  2. Saponin
  3. Politenol
  4. Beta lactucerol
  5. Alfa lactucerol
  6. Inositol
  7. Manitol
  8. Silika
  9. Taraksasterol
  10. Kalium
  11. Magnesium
  12. Mineral
  13. Kalium
  14. Natrium
  15. Glukosida
  16. Kumarin
  17. Asam fenolat
  18. Vanilat
  19. Sinamat
  20. Kumarat

Klasifikasi Tanaman Tempuyung

  • Kingdom: Plantae
  • Sub Kingdom: Viridiplantae
  • Infra Kingdom: Streptophyta
  • Super Divisi: Embryophyta
  • Divisi: Tracheophyta
  • Sub Divisi: Spermatophytina
  • Divisio: Magnoliophyta
  • Class: Magnoliopsida
  • Sub Class: Asteriidae
  • Ordo: Asteracea
  • Genus: Sonchus
  • Super Ordo: Asterales
  • Famili: Ateraceae
  • Genus: Sonchus L
  • Species: Sonchus arvensis

Nama Lain Tempuyung

  • Sunda: Rayana, galibug, lempung, jombang, J.lalakina
  • China: Niu she tou
  • Jawa: Tempuyung
  • Perancis: Laitron des champs
  • Inggris: Sow thistle

Manfaat Daun Tempuyung

Mengobati Batu Ginjal

Daun tempuyung bisa digunakan untuk mengobati saluran kencing, caranya adalah dengan mencuci bersih beberapa daun tempuyung kemudian bakar diatas bara api sebentar sampai layu dan santap daun tempuyung sebagai lalap.

Radang payudara

Radang pada payudara sering dialami wanita saat sedang datang bulan dan juga sesudah melahirkan, untuk mengatasi radang ini adalah dengan merebus daun tempuyung dengan bagian lainnya sebanyak 15 gram bersama 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas saja.

Biarkan sampai dingin dan saring lalu minum sebanyak 2 kali 1 hari sebanyak 1/2 gelas untuk setiap kali minum.

Mengobati kencing batu

Untuk mengobati kencing batu, caranya adalah dengan cuci bersih 150 gram daun tempuyung kering lalu rebus dengan 250 cc air sampai mendidih kemudian minum rebusan daun tempuyung ini sebanyak 3 kali 1 hari sampai kencing batu sembuh.

Cara menghancurkan batu ginjal lainnya adalah dengan merebus 5 lembar daun tempuyung bersama dengan 6 buah jagung muda dan sedikit gula aren serta 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas lalu minum air rebusan ini sebanyak 3 kali 1 hari dengan takaran 3/4 gelas setiap minum.

Mengobati bisul

Untuk mengobati bisul, caranya adalah dengan mencuci bersih sedikit daun tempuyung beserta dengan batangnya lalu haluskan dan ambil sarinya saja, oleskan sari tempuyung ini pada bisul secara rutin.

Menyembuhkan batu empedu

Untuk menyembuhkan batu empedu, asapkan 5 lembar daun tempuyung kemudian campur dengan kelapa parut secukupnya seperti urap dan santap campuran ini sebagai lalapan sebanyak 3 kali 1 hari secara rutin.

Mengatasi darah tinggi

Untuk mengatasi darah tinggi, siapkan 5 sampai 10 lembar daun tempuyung yang sudah diasapkan serta kelapa parut secukupnya dan tambahkan irisan belimbing wuluh secukupnya lalu campur hingga rata dan konsumsi campuran ini sebanyak 3 kali 1 hari.

Mengatasi Obesitas

Untuk mengatasi obesitas atau kegemukan, caranya adalah dengan rebus 4 lembar daun tempuyung bersama dengan 100 ml air dan minum air rebusan ini sebanyak 1 kali 1 hari selama 21 hari.

Mastitis

Rebus 15 gram daun tempuyung bersama dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, kemudian tambahkan dengan madu untuk mengurangi rasa pahit dan minum selagi hangat.

Mengatasi kurang pendengaran

Pengurangan pendengaran terjadi karena adanya infeksi dan terlalu sering mendengarkan suara yang cukup keras. Untuk mengatasinya bisa menggunakan daun tempuyung yakni meremas-remas beberapa daun tempuyung di dalam air matang sampai getah daun keluar dan gunakan air tersebut sebagai obat tetes telinga.

Mengobati luka bakar

Luka bakar seperti tersulut api bisa diatasi dengan cara menghaluskan beberapa lembar daun tempuyung lalu balurkan pada bagian tubuh yang terkena luka bakar.

Menyembuhkan memar

Untuk menghilangkan memar karena jatuh, benda tumpul atau terpukul caranya adalah dengan menghaluskan beberapa daun tempuyung lalu ambil sarinya dan gunakan air tersebut untuk kompres bagian tubuh yang memar dan ampasnya bisa dipakai untuk membungkus memar.

Menyembuhkan asam urat

Asam urat yang sering dialami orangtua juga bisa diatasi dengan mengggunakan daun tempuyung, caranya adalah dengan rebus 15 sampai 60 gram daun tempuyung segar termasuk batangnya bersama dengan 3 gelas air hingga tersisa 3 gelas air dan minum air rebusan ini sebanyak 3 kali 1 hari dengan rutin.

Mengatasi wasir dan usus buntu

Untuk mengatasi wasir dan usus buntu, caranya adalah dengan merebus 15 sampai 60 gram daun tempuyung bersama dengan 3 gelas air sampai tersisa setengahnya dan minum air rebusan ini sebanyak 2 kali 1 hari pagi dan sore.

admin: